-moz-border-radius: 0.5em 0.5em 0.5em 0.5em; border-radius: 0.5em 0.5em 0.5em 0.5em; border-top: 2px solid #FF6699; border-bottom: 2px dotted #FF6699; border-right: 10px solid #FF6699; border-left: 10px solid #FF6699; background: $(main.background); Proposal Pengaruh Penggunaan MSG pada Tanaman ~ Siti Miftahul Jannah Sitii Miftahul Jannah

Minggu, 09 Februari 2014

Proposal Pengaruh Penggunaan MSG pada Tanaman

Kata Pengantar
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia mengenai karya tulis sederhana yang berjudul “Vetsin sebagai Alternatif Pupuk Tanaman”.  Pembuatan karya tulis sederhana ini bertujuan untuk mencari alternatif pupuk yang disebabkan adanya pelonjakan harga pupuk.
Walaupun masih terbilang dalam tahap sederhana, semoga karya tulis ini bisa bermanfaat bagi kita semua khususnya para petani dan pecinta tanaman. Namun, dibalik itu semua karya tulis sederhana yang kami susun ini masih  sangat jauh dari kata sempurna, maka kami berharap kritik dan saran dari para pembaca sekiranya disampaikan agar bisa menjadi lebih baik lagi karena seperti kata pepatah yang sudah sering kita dengar “Tiada gading yang tak retak”.


Seririt, 6 Januari 2013



Penyusun








BAB I
PENDAHULUAN
1.1.         Latar Belakang
Akhir-akhir ini harga pupuk dipasaran semakin melonjak, baik pupuk organik maupun non organik. Hal itu disebabkan karena adanya krisis ekonomi. Pelonjakan harga pupuk membuat para petani dan pecinta tanaman semakin tercekik, apalagi pupuk ini selain dibutuhkan untuk penyubur tanah juga untuk pertumbuhan tanaman.
Maka dari itu, masyarakat berusaha untuk mencari alternatif pupuk. Maka kini, ditemukanlah MSG (Monosodium Glutamate) atau vetsin yang digunakan sebagai alternatif pupuk tersebut. Biasa kita kenal , vetsin merupakan zat adiktif yang digunakan dalam penyedap makanan. Memang terdengar asing jika vetsin digunakan sebagai pupuk, apalagi ini belum terlalu marak digunakan. Namun, apa salahnya kita mencoba dan apabila benar vetsin bisa digunakan sebagai pupuk, kita bisa menggunakannya sebagai alternatif pupuk. Jangkauan harganya pun lebih murah dibandingkan dengan pupuk organik maupun non organik, jadi vetsin ini dapat menekan biaya yang dikeluarkan.
Namun, kalangan masyarakat pasti masih meragukan dan masih merasa takut  menggunakan vetsin sebagai pupuk, ini dikarenakan terbilang belum lazim digunakan dan juga ditakutkan adanya pengaruh buruk terhadap tanah ataupun tumbuhan. Maka dari itu, kami melakukan sebuah penelitian sederhana mengenai penggunaan vetsin sebagai pupuk ini, kami menggunakan jagung untuk penelitian ini. Setelah melakukan penelitan, tersusunluh sebuah karya tulis sederhana yang didasari dengan pembuktian bahwa vetsin bisa bermanfaat untuk pupuk.
1.2.         Masalah
Dari latar belakang di atas terdapat beberapa masalah, antara lain :
1.       Mampukah MSG menyuburkan tanaman?
2.       Apakah MSG tidak berbahaya bagi tanaman?
3.       Zat apa saja yang terkandung dalam MSG?
4.       Apakah MSG bisa menjadi berbahaya bagi lingkungan?
1.3.         Tujuan
Tujuan pembuatan karya tulis sederhana ini, antara lain: 
1.     membuktikan bahwa MSG dapat menjadi alternatif pupuk dan dapat menyuburkan tanah.
2.     untuk mengetahui pengaruhnya bagi tanaman.
3.     untuk mengetahui zat yang terkandung dalam MSG yang bisa membuatnya sebagai alternatif pupuk.
4.     untuk mengetahui pengaruhnya bagi lingkungan apakah berbahaya atau tidak.






Proposal
Pengaruh Penggunaan MSG pada Tanaman

A.    Proposal Penelitian
1.      Perumusan masalah
Apa pengaruh penggunaan MSG bagi tanaman ( sebagai sampel saya menggunakan tanaman jagung ) ?
2.      Bentuk penelitian
Bentuk penelitian pada proposal ini berupa eksperimen untuk mencari tahu apa pengaruh MSG bagi tanaman. Dengan melakukan eksperimen data yang kita dapatkan akan lebih akurat dan kita bisa merasakan dengan indra kita tentang hal-hal apa saja yang terjadi dan berpengaruh pada saat berlangsungnya eksperimen.
3.      Tujuan penelitian
Untuk mengetahui apa pengaruh penggunaan MSG bagi tanaman.
4.      Kerangka berpikir
MSG merupakan zat kimia yang berguna sebagai penyedap makanan mungkin mempunyai pengaruh pada tanaman. Hal-hal yang dapat terjadi antara lain pertumbuhan tanaman dapat optimal, pertumbuhan tanaman lebih cepat atau bahkan dapat terjadi hal-hal negatif yang dapat merusak tanaman.
5.      Hipotesa
a.       Nol à tidak ada pengaruh penggunaan MSG bagi tanaman.
b.      Alternatif  à ada pengaruh penggunaan MSG bagi tanaman.
6.      Variable
a.       Bebas à kadar pemberian MSG bagi tanaman.
b.      Terikat à hal-hal yang terjadi pada tanaman.
c.       Kontrol  à bibit yang digunakan, tanah, air, Ph, suhu, udara, kelembapan.

B.     Pelaksanaan Eksperimen
1.      Taraf perlakuan
a.       Alat dan Bahan
·         3 butir biji jagung
·         3 pot dari gelas air mineral
·         MSG
·         Sendok teh
·         Pecahan genting
·         Tanah
·         Air
b.      Pelaksanaan
·         Letakkan pecahan genting pada dasar pot
·         Masukkan tanah dan sedikit dipadatkan
·         Tanam 1 biji jagung pada setiap pot
·         Pada pot I tidak diberi MSG
·         Pada sendok II masukkan 1 sendok teh MSG
·         Pada sendok III masukkan 2 sendok teh MSG
·         Siram dengan air
2.      Pengulangan
Amati hal-hal yang terjadi pada tanaman setiap 4 hari sekali. Lakukan perawatan seperti siram tanaman dan beri MSG sesuai takaran sebelumnya pada masing-masing pot. Lakukan kurang lebih selama 4 hari x 4.

C.    Analisa Data
1.      Pada 4 hari pertama
a.       Pot I          : Pertumbuhan tanaman sedikit terlihat.
b.      Pot II         : Pertumbuhan tanaman mulai nampak.
c.       Pot III       : Pertumbuhan tanaman sudah terlihat.
Tanaman
Tinggi Tanaman
Panjang Daun
Lebar Daun
Warna Daun
I
­±2 cm
±0.5 cm
±0.1 cm
Hijau tua
II
±3 cm
±1.5 cm
±0.2 cm
Hijau tua
III
±3.5 cm
±2.5 cm
±0.5 cm
Hijau tua

2.      Pada 4 hari kedua
a.       Pot I          : Pertumbuhan tanaman mulai nampak.
b.      Pot II         : Pertumbuhan tanaman sudah terlihat.
c.       Pot III       : Tanaman tumbuh, terlihat lebih segar.
Tanaman
Tinggi Tanaman
Panjang Daun
Lebar Daun
Warna Daun
I
±5 cm
±1.5 cm
±0.3 cm
Hijau tua
II
±6 cm
±3 cm
±0.5 cm
Hijau tua
III
±6.25 cm
±4 cm
±0.7 cm
Hijau tua

3.      Pada 4 hari ketiga
a.       Pot I          : Pertumbuhan tanaman sudah terlihat.
b.      Pot II         : Pertumbuhan tanaman terlihat baik.
c.       Pot III       : Tanaman baik dengan pertumbuhan yang relatif optimal.
Tanaman
Tinggi Tanaman
Panjang Daun
Lebar Daun
Warna Daun
I
±7 cm
±3 cm
±0.5 cm
Hijau tua
II
±8 cm
±4 cm
±0.6 cm
Hijau tua
III
±9 cm
±5 cm
±0.75 cm
Agak muda

4.      Pada 4 hari keempat
a.       Pot I          : Pertumbuhan tanaman terlihat baik.
b.      Pot II         : Tanaman terlihat subur.
c.       Pot III       : Tanaman terlihat lebih baik dari tanaman yang lain.
Tanaman
Tinggi Tanaman
Panjang Daun
Lebar Daun
Warna Daun
I
±8 cm
±3.5 cm
±0.55 cm
Hijau tua
II
±9.5 cm
±4.5 cm
±0.7 cm
Agak muda
III
±10 cm
±5.5 cm
±0.8 cm
Agak muda

D.    Menarik Kesimpulan
 1.      Ternyata pemberian MSG pada tanaman mempunyai pengaruh bagi pertumbuhan
       tanaman terutama pada tanaman yang memiliki kadar MSG tinggi.
       2.      MSG dapat mempercepat pertumbuhan tanaman.                                                                  
       3.      MSG yang baik bagi tanaman bisa menjadi pengganti pupuk tapi dengan takaran yang
      sesuai.


2 komentar: