“Tetapkan Tujuan Hidup”
Mau sukses? Siapa pun dia, pasti mau. Kalau
mau, tetapkan tujuan hidupmu mulai sekarang dan segera bergerak untuk
mewujudkannya. Tanpa ini, Anda hanya sebatas mempunyai rencana, memiliki
cita-cita. Namun, tidak memiliki cita-cita itu. Padahal, akhir perjuangan
setiap hidup adalah merangkul cita-cita bukan memandang cita-cita.
Menetapkan
arah dan tujuan hidup berarti Anda memberi visi dan aksi untuk kehidupan. Visi
dan aksi yang tegas akan membuat Anda fokus. Tidak loncat sana-sini dalam
perjalanan meraih sukses. Kegagaln dalam banyak hal disebabkan karena orang
lupa memberi visi dan aksi untuk hidup. Orang tidak mempunyai target tertentu
untuk diraih. Tidak memasang suatu standar untuk hidup. Hidup hanya untuk
menghabiskan waktu.
Kalau hidup hanya untuk menghabiskan waktu,
binatang pun berbuat yang sama. kita adalah manusia yang memiliki akal budi.
Anda harus beda. Perbedaan itu tampak jelas ketika Anda memiliki sesuatu untuk
diwujudkan dalam hidup. Kesadaran inilah yang membuat kita lain dengan mereka
yang ada di kebun binatang.
Ir. Soekarno pernah menasehati kita untuk
menggantungkan cita-cita setinggi mungkin. Petuah ini mempunyai makna, yakni
orang harus mempunyai cita-cita, tujuan hidup, impian, gambaran ideal tentang
sesuatu agar tetap bergairah di tengah gerahnya hidup.
Penyair Douglas Malloch dalam puisinya “Be the
Best of Whatever You are”
memberi satu solusi untuk kita renungkan.
“Bila Anda tidak bisa jadi pohon cemara di atas
bukit, jadilah belukar di lembah, tetapi
belukar
yang inda di pinggir parit.
Jadilah perdu bila tak bisa jadi pohon. Bila
tidak
bisa jadi perdu jadilah rumput, dan buatlah
jalan-
jalan menjadi semarak. Bila tidak bisa jadi
gurami
jadilah teri, tetapi teri yang paling indah
di tambak.
Kita semua tidak bisa jadi nahkoda, harus ada yang
jadi
awak kapal, semua ada kepentingan masing-masing,
ada pekerjaan besar dan ada pekerjaan kecil,
semua
harus
dilakukan. Dan, tugas yang harus kita kerjakan
ialah
yang terdekat dengan kita.
Bila tidak bisa jadi jalan besar, jadilah
pematang.
Bila tidak bisa jadi Matahari jadilah
bintang. Bukan
besarnya yang mengukur kalah atau menangnya
seseorang.
Yang penting jadilah wajar dan matang.
Inti
puisi ini yakni, tidak perlu berlomba-loma untuk menjadi terbaik, terpuji, dan
terhebat. Tidak perlu atau bila tidak menjadi number one- nomor satu, jadilah satu yang luar biasa. Satu yang mengagumkan. Satu yang unik dan
istimewa tidak perlu meniru atau menjiplak orang lain. Jadilah dirimu sendiri,
itulah tujuan hidup, mekar dimana Anda berada. Tujuan hidupmu itulah yang
membimbing, memotivasimu untuk berjuang meraih hidup yang maksimal.
Paul
J. Mayer dalam bukunya Unlocking Your Legazy – 25 Keys For Succes mengatakan,
“tujuh puluh lima persen (75%) dari kesuksesan seseorang berasal dari ketepatan
dan ketelitian orang menetapkan tujuan yang hendak diraih. Dua puluh lima
persen (25%) sisanya adalah hasil kombinasi dari fokus, kemauan, persiapan, dan
kerja keras.
Kata-kata Paul J. Mayer ini menunjukkan bahwa
tujuan hidup yang jelas, terarah memungkinkan
orang sukses dalam hidup. Mau sukses di segala lini hidup, tidak ada
cara lain selain menetapkan tujuan hidup.
Apakah
tujuan yang hendak Anda raih dalam hidup sudah ditetapkan secara meyakinkan?
Sudah definitif? Tetapkan tujuan hidup
Anda sekarang bila ingin sukses. ^_^










Tidak ada komentar:
Posting Komentar