Kata Pengantar
Puji dan syukur kehadirat
Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kami
dapat menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia mengenai karya tulis sederhana yang
berjudul “Vetsin sebagai Alternatif Pupuk Tanaman”. Pembuatan karya tulis sederhana ini bertujuan
untuk mencari alternatif pupuk yang disebabkan adanya pelonjakan harga pupuk.
Walaupun masih terbilang
dalam tahap sederhana, semoga karya tulis ini bisa bermanfaat bagi kita semua
khususnya para petani dan pecinta tanaman. Namun, dibalik itu semua karya tulis
sederhana yang kami susun ini masih
sangat jauh dari kata sempurna, maka kami berharap kritik dan saran dari
para pembaca sekiranya disampaikan agar bisa menjadi lebih baik lagi karena
seperti kata pepatah yang sudah sering kita dengar “Tiada gading yang tak
retak”.
|
Seririt,
6 Januari 2013
Penyusun
|
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Akhir-akhir
ini harga pupuk dipasaran semakin melonjak, baik pupuk organik maupun non
organik. Hal itu disebabkan karena adanya krisis ekonomi. Pelonjakan harga
pupuk membuat para petani dan pecinta tanaman semakin tercekik, apalagi pupuk
ini selain dibutuhkan untuk penyubur tanah juga untuk pertumbuhan tanaman.
Maka
dari itu, masyarakat berusaha untuk mencari alternatif pupuk. Maka kini,
ditemukanlah MSG (Monosodium Glutamate) atau vetsin yang digunakan sebagai
alternatif pupuk tersebut. Biasa kita kenal , vetsin merupakan zat adiktif yang
digunakan dalam penyedap makanan. Memang terdengar asing jika vetsin digunakan sebagai
pupuk, apalagi ini belum terlalu marak digunakan. Namun, apa salahnya kita
mencoba dan apabila benar vetsin bisa digunakan sebagai pupuk, kita bisa
menggunakannya sebagai alternatif pupuk. Jangkauan harganya pun lebih murah
dibandingkan dengan pupuk organik maupun non organik, jadi vetsin ini dapat
menekan biaya yang dikeluarkan.
Namun,
kalangan masyarakat pasti masih meragukan dan masih merasa takut menggunakan vetsin sebagai pupuk, ini
dikarenakan terbilang belum lazim digunakan dan juga ditakutkan adanya pengaruh
buruk terhadap tanah ataupun tumbuhan. Maka dari itu, kami melakukan sebuah
penelitian sederhana mengenai penggunaan vetsin sebagai pupuk ini, kami
menggunakan jagung untuk penelitian ini. Setelah melakukan penelitan,
tersusunluh sebuah karya tulis sederhana yang didasari dengan pembuktian bahwa
vetsin bisa bermanfaat untuk pupuk.
1.2.
Masalah
Dari latar belakang di
atas terdapat beberapa masalah, antara lain :
1.
Mampukah
MSG menyuburkan tanaman?
2.
Apakah
MSG tidak berbahaya bagi tanaman?
3.
Zat
apa saja yang terkandung dalam MSG?
4.
Apakah
MSG bisa menjadi berbahaya bagi lingkungan?
1.3.
Tujuan
Tujuan pembuatan karya tulis sederhana ini, antara
lain:
1.
membuktikan
bahwa MSG dapat menjadi alternatif pupuk dan dapat menyuburkan tanah.
2.
untuk
mengetahui pengaruhnya bagi tanaman.
3.
untuk
mengetahui zat yang terkandung dalam MSG yang bisa membuatnya sebagai
alternatif pupuk.
4.
untuk
mengetahui pengaruhnya bagi lingkungan apakah berbahaya atau tidak.
Proposal
Pengaruh Penggunaan MSG pada Tanaman
A. Proposal
Penelitian
1.
Perumusan masalah
Apa pengaruh penggunaan MSG bagi
tanaman ( sebagai sampel saya menggunakan tanaman jagung ) ?
2.
Bentuk penelitian
Bentuk penelitian pada proposal ini berupa eksperimen untuk
mencari tahu apa pengaruh MSG bagi tanaman. Dengan melakukan eksperimen data
yang kita dapatkan akan lebih akurat dan kita bisa merasakan dengan indra kita
tentang hal-hal apa saja yang terjadi dan berpengaruh pada saat berlangsungnya
eksperimen.
3.
Tujuan penelitian
Untuk
mengetahui apa pengaruh penggunaan MSG bagi tanaman.
4.
Kerangka berpikir
MSG
merupakan zat kimia yang berguna sebagai penyedap makanan mungkin mempunyai
pengaruh pada tanaman. Hal-hal yang dapat terjadi antara lain pertumbuhan
tanaman dapat optimal, pertumbuhan tanaman lebih cepat atau bahkan dapat
terjadi hal-hal negatif yang dapat merusak tanaman.
5.
Hipotesa
a. Nol à tidak ada pengaruh penggunaan MSG
bagi tanaman.
b. Alternatif à ada pengaruh penggunaan MSG bagi
tanaman.
6.
Variable
a. Bebas à kadar pemberian MSG bagi tanaman.
b. Terikat à
hal-hal yang terjadi pada tanaman.
c. Kontrol à bibit yang digunakan, tanah, air,
Ph, suhu, udara, kelembapan.
B.
Pelaksanaan Eksperimen
1.
Taraf perlakuan
a.
Alat dan Bahan
· 3 butir biji jagung
· 3 pot dari gelas air mineral
· MSG
· Sendok teh
· Pecahan genting
· Tanah
· Air
b.
Pelaksanaan
· Letakkan pecahan genting pada dasar
pot
· Masukkan tanah dan sedikit
dipadatkan
· Tanam 1 biji jagung pada setiap pot
· Pada pot I tidak diberi MSG
· Pada sendok II masukkan 1 sendok teh
MSG
· Pada sendok III masukkan 2 sendok
teh MSG
· Siram dengan air
2.
Pengulangan
Amati
hal-hal yang terjadi pada tanaman setiap 4 hari sekali. Lakukan perawatan
seperti siram tanaman dan beri MSG sesuai takaran sebelumnya pada masing-masing
pot. Lakukan kurang lebih selama 4 hari x 4.
C. Analisa Data
1. Pada 4 hari pertama
a.
Pot I : Pertumbuhan tanaman sedikit terlihat.
b. Pot II : Pertumbuhan tanaman mulai nampak.
c.
Pot III : Pertumbuhan tanaman sudah terlihat.
|
Tanaman
|
Tinggi
Tanaman
|
Panjang
Daun
|
Lebar
Daun
|
Warna
Daun
|
|
I
|
±2
cm
|
±0.5
cm
|
±0.1
cm
|
Hijau
tua
|
|
II
|
±3
cm
|
±1.5
cm
|
±0.2
cm
|
Hijau
tua
|
|
III
|
±3.5
cm
|
±2.5
cm
|
±0.5
cm
|
Hijau
tua
|
2.
Pada 4 hari kedua
a. Pot I : Pertumbuhan tanaman mulai nampak.
b. Pot II : Pertumbuhan tanaman sudah terlihat.
c. Pot III : Tanaman tumbuh, terlihat lebih segar.
|
Tanaman
|
Tinggi
Tanaman
|
Panjang
Daun
|
Lebar
Daun
|
Warna
Daun
|
|
I
|
±5
cm
|
±1.5
cm
|
±0.3
cm
|
Hijau
tua
|
|
II
|
±6
cm
|
±3
cm
|
±0.5
cm
|
Hijau
tua
|
|
III
|
±6.25
cm
|
±4
cm
|
±0.7
cm
|
Hijau
tua
|
3.
Pada 4 hari ketiga
a. Pot I : Pertumbuhan tanaman sudah terlihat.
b. Pot II : Pertumbuhan tanaman terlihat baik.
c. Pot III : Tanaman baik dengan pertumbuhan yang relatif optimal.
|
Tanaman
|
Tinggi
Tanaman
|
Panjang
Daun
|
Lebar
Daun
|
Warna
Daun
|
|
I
|
±7
cm
|
±3
cm
|
±0.5
cm
|
Hijau
tua
|
|
II
|
±8
cm
|
±4
cm
|
±0.6
cm
|
Hijau
tua
|
|
III
|
±9
cm
|
±5
cm
|
±0.75
cm
|
Agak
muda
|
4.
Pada 4 hari keempat
a. Pot I : Pertumbuhan tanaman terlihat baik.
b. Pot II : Tanaman terlihat subur.
c. Pot III : Tanaman terlihat lebih baik dari tanaman yang lain.
|
Tanaman
|
Tinggi
Tanaman
|
Panjang
Daun
|
Lebar
Daun
|
Warna
Daun
|
|
I
|
±8
cm
|
±3.5
cm
|
±0.55
cm
|
Hijau
tua
|
|
II
|
±9.5
cm
|
±4.5
cm
|
±0.7
cm
|
Agak
muda
|
|
III
|
±10
cm
|
±5.5
cm
|
±0.8
cm
|
Agak
muda
|
D. Menarik
Kesimpulan
1.
Ternyata pemberian MSG pada tanaman
mempunyai pengaruh bagi pertumbuhan
tanaman terutama pada tanaman yang
memiliki kadar MSG tinggi.
2. MSG dapat mempercepat pertumbuhan
tanaman.
3.
MSG yang baik bagi tanaman bisa
menjadi pengganti pupuk tapi dengan takaran yang
sesuai.









QnC Jelly Gamat G Sea
BalasHapusizin copy untuk referensi karya ilmiah :)
BalasHapus